Dinginnya Bromo

Perjalanan itu tak pernah terlupa walaupun sudah terlewat beberapa tahun..kurang lebih 5 tahun yang lalu..dalam momen Hari Raya Idul Fitri. Bersilaturahim dengan saudara di Pasuruan kemudian melanjutkan perjalanan ke Bromo.

Perjalan di sore hari dan tiba di penginapan sesaat sebelum waktu shalat maghrib tiba. Sepanjang perjalanan tak hentinya memandang agung ciptaanNya. Tak sedikit pun terlewat. Suasana sore yang dingin. Ku buka kaca jendela mobil lebar-lebar dan membiarkan udara segar dan dingin itu masuk dengan leluasa.. Subhanallah..menghirupnya dalam-dalam..NikmatMu tiada tara yang menjadi pertanda bahwa aku masih Kau berikan nikmat hidup..

Memandang hijau sawah dan perkebunan..terhampar bebas di depan mata..tak jauh beda dengan yang ku lihat di Batu. Yang membedakan hanyalah luasnya..

Sampai di sebuah penginapan sederhana…sungguh dinginnya menusuk tulang..belum pernah merasakan hawa dingin yang seperti itu di Malang..menginjak lantai kamar hotel seperti menginjak hamparan es tipis..dan ketika berwudhu pun merasakan dinginnya air…sangat dingin.

Segera ku hamparkan sajadah, bersujud pada Zat yang menggenggam hidupku..sungguh dingin..

Dan malam itu pun lelap dalam balutan jaket tebal yang tak ku lepaskan..

Pagi di Bromo sungguh indah..hawa dinginnya ramah menyapa..bersiap untuk mencapai puncaknya..sepanjang perjalanan menuju hamparan laut pasir kembali tak hentinya memuji indah ciptaan Yang Maha Indah..Subhanallah..hamparan laut pasir bagai tak bertepi..sungguh merasa kecil di antara sekian banyak ciptaanNya di bumi..jika kebanyakan orang memilih kuda, kami memilih berjalan kaki hingga sampai pada deretan anak tangga menuju puncaknya…cukup jauh..dan dingin..berkabut..indahnya..

Menapak satu per satu anak tangga, mulai tercium bau belerang dari kawahnya…beberapa kali terhenti di anak tangganya untuk sekedar menghela nafas dan memandang indah sekeliling…ketika sampai di tapi kawahnya,,rasa lelah itu terbayar sudah…dalamnya kawah..asap yang mengepul..bau belerang yang kuat..indahnya pandangan dari sana…

Lagi-lagi merasa diri ini sangat kecil..dan kesekian kalinya memuji agungMu Ya Rabb..Subhanallah..untuk pertama kalinya aku memandang langsung indahnya salah satu dari berjuta indah ciptaanMu..ingin kembali lagi kesana..merasakan kembali dinginnya..merasakan kembali butiran pasirnya..suatu saat nanti izinkan aku kembali mencapainya dan tak hentinya memuji kuasaMu..Bromo yang tak terlupa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s