Tempat Tinggal Pelajar di Korea

Asrama Kampus
Pada umumnya, universitas-universitas di Korea Selatan menyediakan asrama bagi para mahasiswanya. Rata-rata hampir semua mahasiswa tertampung di dalam asrama kampus. Biaya asrama kampus biasanya sangat murah dibandingkan tinggal di luar kampus, yaitu berkisar antara 70 s.d. 300ribu won tergantung jenis kampusnya (biasanya kampus negeri lebih murah daripada kampus swasta terkenal). Dengan rata-rata sekitar 100 s.d. 200ribu won dan kamar yang cukup besar walaupun kadang harus berbagi dengan 1  s.d. 5 orang lain, maka lebih murah dibandingkan tinggal di “tempat kost” di luar kampus. Biasanya untuk mahasiswa graduate (S2/S3) jenis asramanya rata2 hanya 2 orang per kamar, sedangkan mahasiswa S1 bisa 4 orang dalam satu kamar.

Kamar-kamar dalam asrama biasanya sudah berisi tempat tidur, meja belajar, dan lemari baju. Fasilitasnya bisa kamar mandi di dalam atau di luar, dan tidak semua asrama mempunyai dapur umum (kebanyakan hanya ruang makan dengan dispenser air minum dan oven microwave). Ruang cuci baju biasanya disediakan dengan isi beberapa mesin cuci dan ada juga mesin pengering baju. Mesin cucinya ada yang gratis, ada yang harus bayar dengan koin sekali pencucian. Ada asrama yang menyediakan 1 kulkas kecil untuk tiap kamar, ada yang tidak. TV biasanya dipasang di ruang duduk untuk umum.

Tidak banyak kampus yang menyediakan asrama untuk mahasiswa yang berkeluarga. Sepengetahuan kami, baru SNU (Seoul National University) dan KAIST (Korea Advanced Institute of Science and Technology) yang menyediakannya. Kebetulan mereka adalah kampus-kampus milik pemerintah (negeri). Bagi yang ingin membawa keluarga, disarankan untuk mempersiapkan diri untuk tinggal di luar kampus.

Kost “Gosiwon”
Gosiwon artinya “tempat untuk yang mau ujian”, asalnya dibuat bagi para pelajar yang ingin “mengasingkan diri” berkonsentrasi untuk menghadapi suatu ujian/tes. Oleh karena itu, biasanya gosiwon terdiri dari single room (1 kamar utk 1 orang) tapi sempit sekali pas 1 orang saja (sekitar 2 x 2,5 m) dan kamar mandi di luar, dengan biaya sekitar 150 s.d. 280ribu won per bulan. Biasanya dapat nasi dan kimchi gratis, dan ada dapur berisi kompor, microwave dan kulkas untuk umum, juga ada mesin cuci umum. Fasilitas ini persis dengan asrama kampus pada umumnya, tetapi di kampus biasanya tidak ada sistem nasi dan kimchi gratis. Selain itu, selain tempat tidur dan meja belajar, banyak juga gosiwon yang menyediakan kulkas mini dan TV kecil di dalam setiap kamar. Ada gosiwon yang cukup luas kamarnya dan punya kamar mandi di dalam. Biayanya cukup mahal yaitu sekitar 300 s.d. 500ribu won per bulan.

Kost “Hasukjib”
Hasukjib artinya “boarding house” atau “rumah kost” sehingga fasilitasnya mirip rumah-rumah kost di Indonesia, yaitu rumah besar dengan kamar-kamar yang tidak sempit seperti gosiwon. Biasanya kamar mandi di luar dan dapat makan 2 kali sehari. Tarifnya sekitar sekitar 350-500ribu won per bulan. Fasilitas isi kamar, mesin cuci dan tempat masak juga mirip gosiwon. Tetapi, biasanya pemilik hasukjib tidak mengijinkan penghuninya memasak sendiri, dan mewajibkan semua penghuni ikut makan di situ, supaya tidak sulit mengatur distribusi makanan dan mudah menjaga kebersihan dapur.

Kontrak Rumah (“apateu” – apartment)
Untuk kontrak rumah 1 kamar tidur (oneroom), sewa bulanannya bisa 150ribu won saja, tapi depositnya (uang yg dipegang oleh si pemilik rumah dan lalu dikembalikan lagi di akhir kontrak) bisa besar sekali s.d. 5juta won. Kontrak rumah biasanya minimal 1 tahun. Yang membedakan kontrak rumah dengan asrama dan tempat kost di atas adalah sistem depositnya (asrama dan tempat kost biasanya tidak butuh deposit). Biasanya rumah-rumah jenis ini berisi 1 kamar dan 1 kamar mandi, dengan saluran gas (rata-rata sudah menyediakan kompor gas). Oleh karena itu, perlengkapan rumah tangga harus dilengkapi sendiri (bisa beli bekas supaya harganya rendah). Ada juga pemilik rumah yang menyediakan mesin cuci dan kulkas, sehingga penghuni tidak perlu  membeli alat elektronik yang paling dibutuhkan tersebut.

Rumah 2 kamar tidur (tworoom) biasanya harganya masih terjangkau jenis beasiswa tertentu. Jika beasiswa berkisar 1 juta won ke atas, maka rumah tworoom bisa dijadikan pilihan oleh yang sudah punya anak. Dengan deposit 3 s.d. 7juta won, biaya bulanan bisa sekitar 250ribu won. Biaya 250ribu won bisa juga terjadi pada rumah oneroom jika depositnya kecil (1 s.d. 3juta won).

http://perpika.wordpress.com/2007/03/28/tempat-tinggal-pelajar-di-korea/…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s