Share Your Dream..

안녕하세요 여러분, 저는 마르사 샤브리나입니다. 동부자바에서 삽니다. 만나서 반갑습니다.

Salam kenal teman-teman semua. Saya ingin berbagi sedikit pengalaman saya pergi ke Korea. Pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan karena memerlukan perjuangan yang tidak mudah untuk bisa pergi kesana. Selamat membaca.. ^^

Saya ingin pergi ke Korea sejak masih duduk di bangku SMP kemudian mulai belajar membaca dan menulis 한글 (Huruf Korea) saat duduk di bangku SMA. Pertengahan tahun 2010 saya memutuskan untuk mendalami tata bahasa Korea dengan mengikuti kursus bahasa Korea di kampus saya. Biaya pendaftarannya tidak besar, tapi saya ingin mendapatkannya dengan usaha saya sendiri. Karena pergi ke Korea adalah cita-cita saya, belajar di Korea adalah cita-cita saya, saya ingin berusaha sebaik mungkin untuk meraihnya. Saya bekerja paruh waktu selama 2 bulan penuh, mengumpulkan hasil yang saya dapat untuk biaya pendaftaran kursus. Benar-benar pekerjaan paruh waktu yang sangat menguras tenaga, tapi disinilah semuanya berawal.

Saya belajar tata bahasa sejak Oktober 2010. Sonsaengnim (Sonsaengnim = guru) saya adalah relawan dari pemerintah Korea yang tinggal di kota saya, Malang. Setiap akhir bab beliau selalu memberikan tugas menulis untuk kemudian dibacakan di depan kelas pada pertemuan berikutnya. Saya yang sangat bersemangat ingin pergi ke Korea, selalu menuliskan tempat-tempat yang ingin saya datangi di Korea. Misalnya Gwanghwamun, Cheonggyecheon, Gyeongbokgung, Insadong, Seoul Tower dan Hanok Village. Berharap suatu hari nanti saya bisa datang kesana. Hari-hari berikutnya saya membantu beliau untuk merevisi buku dan banyak berdiskusi dengan beliau tentang budaya dan sejarah Korea.

Sampai akhirnya, pagi itu datang. Pagi yang cerah yang tidak pernah terlupakan. Hari itu, 21 Juni 2011, sekitar jam 8 pagi saya mendapatkan email dari Sonsaengnim yang berisikan info tentang sebuah program summer camp selama 15 hari di Korea. Beliau merekomendasikan saya untuk mengikuti program tersebut. Senang sekali rasanya, kesempatan itu datang tiba-tiba. Saya bergegas mempersiapkan semua berkas yang diperlukan dan memberikannya pada Sonsaengnim. Berharap saya lolos seleksi untuk mengikuti program itu dan pergi ke Korea. Setelah menunggu selama kurang lebih 1 minggu, saya mendapatkan email dari pihak penyelenggara program bahwa saya lolos seleksi. Saat membaca email itu, tanpa terasa saya menangis. Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kesempatan ini. Segera saya menelepon Sonsaengnim, dan mengabarkan pada beliau bahwa saya lolos seleksi. Rasanya seperti sedang bermimpi, dalam waktu beberapa hari saya akan benar-benar pergi ke Korea. Program ini sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah Korea.

Saya masih ingat dengan jelas, pagi itu saya disambut mendung pekat dan hujan saat tiba di Bandara Internasional Incheon. Saya benar-benar menginjakkan kaki di Korea. Rasanya sulit diungkapkan dengan kata-kata. Selama 15 hari saya disana banyak tempat yang saya datangi. Setiap 2-3 hari saya berpindah dari Seoul, Gyeonggi-do, Chungcheongnam-do, Jeollabuk-do, Jeollanam-do sampai Gyeongsangnam-do.

Saya mengikuti kelas Bahasa Korea di Ewha Womans University, program pengenalan alat musik tradisional Korea di Hankuk University of Foreign Studies, menikmati hijaunya Kyunghee University, dan menjelajah kuil kecil di Dongguk University. Bagian yang paling saya sukai adalah ketika berkunjung ke 한옥 (rumah tradisional Korea) di Naganeupseong, Jeonju Hanok Village, Baekje Cultural Land dan yang paling saya tunggu, Gyeongbok Palace.

Untuk kawasan-kawasan industri dan teknologi, saya berkunjung ke Suncheon Bay Eco Park, Saemangeum Project, pabrik baja POSCO, Samsung D’light, dan Seoul World Cup Stadium. Untuk kawasan hiburan, saya berkunjung ke Everland dan MBC Dream Center. Di MBC Dream Center saya mengikuti proses shooting acara musik Music Core selama kurang lebih 1 jam. Pengalaman langka yang mungkin tidak semua orang bisa mendapatkannya. ^^

Dan yang paling berkesan diantara semuanya adalah saya bisa menginjakkan kaki di tempat-tempat yang pernah saya sebutkan dalam tulisan-tulisan saya berbulan-bulan lalu. Saya pergi ke Gyeongbok Palace, Insa-dong, Cheonggyecheon, Seoul Namsan Tower, Gyobomungo dan Gwanghwamun.

Malam itu gerimis dan saya berdiri seorang diri di Gwanghwamun. Saya perhatikan lekat-lekat patung Jenderal Yi Sun Sin dan Raja Sejong, saya tarik nafas dalam-dalam, saya rasakan hembusan angin semilir, saya rasakan gerimis yang turun semakin deras, dan mata saya kembali berair. Saya teringat saat-saat saya bekerja paruh waktu, belajar bahasa Korea sampai tengah malam, dan sekarang saya benar-benar berdiri di tempat yang ingin saya tuju. Kalau sebelumnya saya hanya melihat Gwanghwamun dari foto, saya hanya bisa mengumpulkan foto-foto dari internet, sekarang saya bisa mengarahkan kamera saya sendiri untuk merekamnya.

Kekuatan mimpi dan cita-cita itu benar-benar menguatkan saya untuk terus belajar dan belajar. Jangan pernah takut untuk bermimpi dan jangan pernah lengah untuk meraihnya.

Sekian cerita saya tentang pengalaman saya di Korea. Semoga bermanfaat.. ^^

One thought on “Share Your Dream..

  1. annyeonghaseyo, nama saya aqila. saya masih kelas 2 smp dan sangat tertarik dengan kebudayaan korea selatan sejak sd. saya ingin bertanya apakah ada beasiswa sma maupun summer camp/winter camp untuk smp atau sma disana? bahasa inggris saya lumayan fasih, bahasa korea saya memang sangat minim tapi saya sangat ingin mewujudkan mimpi saya. bila ada imformasi mengenai hal tersebut mohon email saya ke qila322@gmail.com kamsahamnida ><

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s